Petani Sawah Tadah Hujan Jembrana Tetap Bisa Tanam Padi dengan Bantuan Irigasi Pompa
Jembrana, 7 Nopember 2025 - BRMP Bali bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana melaksanakan kegiatan Gerakan Tanam Padi dil Subak Sari Merta, Desa Nusa Sari, Kecamatan Melaya, Jembrana.Hadir pula Koordinator Penyuluh, Babinsa Wilbin Desa Nusasari, Prebekel Desa Nusa Sari, serta pengurus dan anggota subak.
Subak Sari Merta merupakan salah satu sawah tadah hujan di Kabupaten Jembrana. Petani di lokasi tersebut meskipun curah hujan masih rendah tetap bisa menanam padi, dengan memanfaatkan tenaga pompa. Menurut petani dengan telah terkonversinya 2 sumur pompa dari 5 sumur tenaga diesel ke listrik maka biaya operasional pompa menjadi lebih rendah. Merekapun lebih bersemangat untuk tanam padi.
Gerakan tanam padi kali ini merupakan tanam musim gadu pertama tahun 2025. Dilaksanakan pada lahan seluas 20 ha dari luas baku subak seluas 31 ha.I Komang Ngurah Arya Kusuma, S.P., Kabid Pertanian Distan Jembrana dalam sambutannya mengapresiasi atas semangat petani untuk tanam serta menawarkan benih padi gogo untuk lahan yang belum bisa tanam. "Melalui kegiatan ini, optimalisasi sumberdaya air diharapkan mampu meningkatkan Indek Pertanaman (IP) Padi utamanya di lahan sawah tadah hujan “ ujarnya.
I Nengah Mardika dan I Nyoman Sugama dari BRMP Bali selaku tim pendamping LTT Kabupaten Jembrana, mengapresiasi semangat petani memperjuangkan terealisasinya konversi tenaga diesel ke listrik pada beberapa sumur pompa yang ada di Subak Sari Merta. "Selanjutnya kami akan tetap berkoordinasi dengan BWS terkait masalah sumur pompa yang lain" ungkapnya.
Sementara itu I Kadek Polos, Kelian Subak Sari Merta mengucapkan terima kasih atas pendampingan, motivasi serta dukungan sarana dan prasarana yang telah diberikan pemerintah dalam meningkatkan IP Padi di subaknya. "Kami selaku Pekaseh selalu mendorong petani untuk tanam padi dengan mengoptimalkan sumberdaya yang ada untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan" ucapnya.